{"id":1234,"date":"2025-07-18T07:44:35","date_gmt":"2025-07-18T07:44:35","guid":{"rendered":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/?p=1234"},"modified":"2025-07-18T07:44:36","modified_gmt":"2025-07-18T07:44:36","slug":"tips-membuat-video-marketing-pendek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/","title":{"rendered":"Tips Membuat Video Marketing Pendek"},"content":{"rendered":"\n<p>Tips Membuat Video Marketing Pendek, konten video menjadi salah satu bentuk pemasaran paling efektif, terutama video yang berdurasi pendek. <\/p>\n\n\n\n<p>Video marketing pendek bukan hanya lebih mudah dikonsumsi, tapi juga lebih mudah dibagikan dan menarik perhatian dalam waktu singkat. <\/p>\n\n\n\n<p>Nah, kalau kamu ingin tahu bagaimana cara membuat video marketing pendek yang impactful, artikel ini akan mengupas tuntas tips-tipsnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Kita akan bahas dari tahap persiapan sampai distribusi, dengan gaya bahasa yang santai dan mudah dipahami.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan <a href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/sertifikasi-digital-marketing\/\">Sertifikasi Digital Marketing<\/a>, kamu dapat menunjukkan bahwa kamu memahami strategi promosi online, SEO, media sosial, hingga analisis data digital secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_76 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#Kenapa_Harus_Video_Marketing_Pendek\" >Kenapa Harus Video Marketing Pendek?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#Menentukan_Tujuan_dan_Target_Audiens\" >Menentukan Tujuan dan Target Audiens<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#Rencanakan_Cerita_dan_Struktur_Video\" >Rencanakan Cerita dan Struktur Video<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#1_Buka_dengan_Hook_yang_Kuat\" >1. Buka dengan Hook yang Kuat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#2_Sampaikan_Inti_Pesan_Secara_Ringkas\" >2. Sampaikan Inti Pesan Secara Ringkas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#3_Akhiri_dengan_Call_to_Action_CTA\" >3. Akhiri dengan Call to Action (CTA)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#Gunakan_Visual_dan_Audio_yang_Menarik\" >Gunakan Visual dan Audio yang Menarik<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#1_Pilih_Warna_dan_Gaya_Visual_yang_Konsisten\" >1. Pilih Warna dan Gaya Visual yang Konsisten<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#2_Tambahkan_Musik_atau_Sound_Effect\" >2. Tambahkan Musik atau Sound Effect<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#3_Gunakan_Subtitle\" >3. Gunakan Subtitle<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#Manfaatkan_Tools_Editing_yang_Tepat\" >Manfaatkan Tools Editing yang Tepat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#Strategi_Distribusi_yang_Efektif\" >Strategi Distribusi yang Efektif<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#1_Optimalkan_Deskripsi_dan_Hashtag\" >1. Optimalkan Deskripsi dan Hashtag<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#2_Jadwal_Posting_yang_Konsisten\" >2. Jadwal Posting yang Konsisten<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#3_Pantau_Performa_dan_Evaluasi\" >3. Pantau Performa dan Evaluasi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#Kesalahan_Umum_yang_Harus_Dihindari\" >Kesalahan Umum yang Harus Dihindari<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_Harus_Video_Marketing_Pendek\"><\/span>Kenapa Harus Video Marketing Pendek?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Saat ini, perhatian audiens sangat terbatas. Orang lebih tertarik pada konten yang langsung ke inti, singkat, dan visual. <\/p>\n\n\n\n<p>Itulah mengapa video pendek sangat cocok untuk strategi marketing. Selain cepat diproses oleh otak, video pendek juga sangat mobile-friendly dan cocok untuk media sosial seperti Instagram Reels, TikTok, dan YouTube Shorts.<\/p>\n\n\n\n<p>Video marketing pendek bisa kamu gunakan untuk berbagai keperluan: memperkenalkan produk, membagikan testimoni, memberikan tips singkat, atau bahkan membuat teaser untuk kampanye yang lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menentukan_Tujuan_dan_Target_Audiens\"><\/span>Menentukan Tujuan dan Target Audiens<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum merekam, tentukan dulu apa tujuan dari video tersebut. Apakah ingin meningkatkan brand awareness? Meningkatkan penjualan? Atau sekadar engagement? Selain itu, kenali siapa target audiensmu. Konten yang cocok untuk Gen Z tentu berbeda dengan konten yang ditujukan untuk profesional.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rencanakan_Cerita_dan_Struktur_Video\"><\/span>Rencanakan Cerita dan Struktur Video<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Salah satu tips membuat video marketing pendek yang paling penting adalah memiliki struktur yang jelas. <\/p>\n\n\n\n<p>Jangan asal rekam tanpa konsep, karena durasi pendek justru menuntut penyampaian pesan yang lebih padat dan tajam.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Buka_dengan_Hook_yang_Kuat\"><\/span>1. Buka dengan Hook yang Kuat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa detik pertama sangat menentukan apakah penonton akan lanjut menonton atau langsung scroll. <\/p>\n\n\n\n<p>Buatlah pembuka yang menarik perhatian, bisa berupa pertanyaan, fakta mengejutkan, atau visual yang unik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Sampaikan_Inti_Pesan_Secara_Ringkas\"><\/span>2. Sampaikan Inti Pesan Secara Ringkas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Gunakan narasi atau teks yang jelas dan to the point. Fokus pada satu pesan utama, jangan membahas terlalu banyak hal dalam satu video.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Akhiri_dengan_Call_to_Action_CTA\"><\/span>3. Akhiri dengan Call to Action (CTA)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selalu arahkan penonton untuk melakukan sesuatu setelah menonton, misalnya \u201cKunjungi website kami\u201d, \u201cCek produk lainnya\u201d, atau \u201cFollow untuk tips selanjutnya\u201d.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gunakan_Visual_dan_Audio_yang_Menarik\"><\/span>Gunakan Visual dan Audio yang Menarik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Visual dan audio adalah elemen penting dalam video marketing pendek. Kamu tidak harus punya kamera profesional, tapi pastikan pencahayaan cukup dan suara jelas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pilih_Warna_dan_Gaya_Visual_yang_Konsisten\"><\/span>1. Pilih Warna dan Gaya Visual yang Konsisten<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Gunakan elemen visual yang mencerminkan brand kamu, mulai dari warna, font, hingga gaya transisi. Ini akan membuat video lebih mudah dikenali.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Tambahkan_Musik_atau_Sound_Effect\"><\/span>2. Tambahkan Musik atau Sound Effect<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Musik bisa membangun mood video dengan cepat. Pilih lagu yang sesuai dengan pesan dan tempo videomu. Jangan lupa gunakan musik bebas lisensi agar tidak terkena klaim hak cipta.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Gunakan_Subtitle\"><\/span>3. Gunakan Subtitle<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Banyak orang menonton video tanpa suara, apalagi di media sosial. Dengan menambahkan subtitle, pesanmu tetap bisa tersampaikan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaatkan_Tools_Editing_yang_Tepat\"><\/span>Manfaatkan Tools Editing yang Tepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk menghasilkan video yang menarik, kamu bisa memanfaatkan berbagai aplikasi edit video. Berikut beberapa tools yang direkomendasikan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>CapCut\u00a0dan VN: gratis dan mudah digunakan, cocok untuk pemula.<\/li>\n\n\n\n<li>Adobe Premiere Pro: fitur lengkap untuk editing profesional.<\/li>\n\n\n\n<li>Canva Video Editor: cocok untuk membuat video dengan template cepat dan estetis.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Strategi_Distribusi_yang_Efektif\"><\/span>Strategi Distribusi yang Efektif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Video marketing pendek yang bagus akan sia-sia jika tidak didistribusikan dengan tepat. Pastikan kamu menyebarkan video ke platform yang sesuai dengan audiensmu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Optimalkan_Deskripsi_dan_Hashtag\"><\/span>1. Optimalkan Deskripsi dan Hashtag<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Gunakan deskripsi yang menarik dan hashtag yang relevan agar videomu lebih mudah ditemukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Jadwal_Posting_yang_Konsisten\"><\/span>2. Jadwal Posting yang Konsisten<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Posting secara konsisten bisa membangun ekspektasi audiens dan meningkatkan engagement. Tentukan jadwal rutin, misalnya dua kali seminggu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pantau_Performa_dan_Evaluasi\"><\/span>3. Pantau Performa dan Evaluasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Gunakan tools analitik dari masing-masing platform untuk melihat performa videomu. <\/p>\n\n\n\n<p>Perhatikan metrik seperti view, like, comment, dan share untuk mengetahui apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesalahan_Umum_yang_Harus_Dihindari\"><\/span>Kesalahan Umum yang Harus Dihindari<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam praktiknya, ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat membuat video marketing pendek:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Terlalu banyak pesan dalam satu video<\/li>\n\n\n\n<li>Durasi terlalu panjang untuk ukuran &#8220;pendek&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>Kurangnya kualitas audio dan pencahayaan<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak menyertakan CTA yang jelas<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, kamu bisa membuat video marketing yang lebih efektif.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Tips membuat video marketing pendek yang efektif sebenarnya sederhana, tapi butuh perencanaan dan eksekusi yang matang. <\/p>\n\n\n\n<p>Mulailah dengan memahami tujuan dan audiensmu, buat konsep cerita yang menarik, dan gunakan visual serta audio yang mendukung pesanmu. <\/p>\n\n\n\n<p>Jangan lupa edit dengan cermat dan distribusikan ke platform yang tepat. Dengan menerapkan tips-tips ini secara konsisten, kamu bisa menciptakan video marketing pendek yang mampu meningkatkan engagement, memperkuat brand, dan tentunya mendorong hasil bisnis yang lebih baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tips Membuat Video Marketing Pendek, konten video menjadi salah satu bentuk pemasaran paling efektif, terutama video yang berdurasi pendek. Video marketing pendek bukan hanya lebih mudah dikonsumsi, tapi juga lebih mudah dibagikan dan menarik perhatian dalam waktu singkat. Nah, kalau kamu ingin tahu bagaimana cara membuat video marketing pendek yang impactful, artikel ini akan mengupas&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1235,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[172],"tags":[187,213,231],"class_list":["post-1234","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital-marketing","tag-adobe","tag-canva","tag-capcut","article","has-excerpt","has-avatar","has-author","has-date","has-comment-count","has-category-meta","has-read-more","has-title","has-post-media","thumbnail-"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tips Membuat Video Marketing Pendek - digisiana<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tips membuat video marketing pendek yang efektif sebenarnya sederhana, tapi butuh perencanaan dan eksekusi yang matang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tips Membuat Video Marketing Pendek - digisiana\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tips membuat video marketing pendek yang efektif sebenarnya sederhana, tapi butuh perencanaan dan eksekusi yang matang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"digisiana\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-18T07:44:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-18T07:44:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Digisiana-37.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#\/schema\/person\/feca16db5f6cdea339e531ed947011d4\"},\"headline\":\"Tips Membuat Video Marketing Pendek\",\"datePublished\":\"2025-07-18T07:44:35+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-18T07:44:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/\"},\"wordCount\":728,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Digisiana-37.png\",\"keywords\":[\"Adobe\",\"canva\",\"CapCut\"],\"articleSection\":[\"Digital Marketing\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/\",\"url\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/\",\"name\":\"Tips Membuat Video Marketing Pendek - digisiana\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Digisiana-37.png\",\"datePublished\":\"2025-07-18T07:44:35+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-18T07:44:36+00:00\",\"description\":\"Tips membuat video marketing pendek yang efektif sebenarnya sederhana, tapi butuh perencanaan dan eksekusi yang matang.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Digisiana-37.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Digisiana-37.png\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"tips membuat video marketing pendek\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tips Membuat Video Marketing Pendek\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/\",\"name\":\"digisiana\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"digisiana\",\"url\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo-17-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo-17-removebg-preview.png\",\"width\":820,\"height\":304,\"caption\":\"digisiana\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#\/schema\/person\/feca16db5f6cdea339e531ed947011d4\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52efc5d4a4e4491740ecd3081978c18cffc55ba5877da30e595a7bc67cc111bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52efc5d4a4e4491740ecd3081978c18cffc55ba5877da30e595a7bc67cc111bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/digisiana.com\"],\"url\":\"https:\/\/digisiana.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tips Membuat Video Marketing Pendek - digisiana","description":"Tips membuat video marketing pendek yang efektif sebenarnya sederhana, tapi butuh perencanaan dan eksekusi yang matang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tips Membuat Video Marketing Pendek - digisiana","og_description":"Tips membuat video marketing pendek yang efektif sebenarnya sederhana, tapi butuh perencanaan dan eksekusi yang matang.","og_url":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/","og_site_name":"digisiana","article_published_time":"2025-07-18T07:44:35+00:00","article_modified_time":"2025-07-18T07:44:36+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Digisiana-37.png","type":"image\/png"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#\/schema\/person\/feca16db5f6cdea339e531ed947011d4"},"headline":"Tips Membuat Video Marketing Pendek","datePublished":"2025-07-18T07:44:35+00:00","dateModified":"2025-07-18T07:44:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/"},"wordCount":728,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Digisiana-37.png","keywords":["Adobe","canva","CapCut"],"articleSection":["Digital Marketing"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/","url":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/","name":"Tips Membuat Video Marketing Pendek - digisiana","isPartOf":{"@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Digisiana-37.png","datePublished":"2025-07-18T07:44:35+00:00","dateModified":"2025-07-18T07:44:36+00:00","description":"Tips membuat video marketing pendek yang efektif sebenarnya sederhana, tapi butuh perencanaan dan eksekusi yang matang.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#primaryimage","url":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Digisiana-37.png","contentUrl":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Digisiana-37.png","width":600,"height":400,"caption":"tips membuat video marketing pendek"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/tips-membuat-video-marketing-pendek\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tips Membuat Video Marketing Pendek"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/","name":"digisiana","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#organization","name":"digisiana","url":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo-17-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo-17-removebg-preview.png","width":820,"height":304,"caption":"digisiana"},"image":{"@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#\/schema\/person\/feca16db5f6cdea339e531ed947011d4","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52efc5d4a4e4491740ecd3081978c18cffc55ba5877da30e595a7bc67cc111bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52efc5d4a4e4491740ecd3081978c18cffc55ba5877da30e595a7bc67cc111bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/digisiana.com"],"url":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1234","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1234"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1234\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1236,"href":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1234\/revisions\/1236"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1235"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1234"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1234"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/digisiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1234"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}